Manusia dan Apa yg Dilihatnya

Pernah suatu ketika (hari Sabtu), pak Pengawas keliling kelas, di kelas A kosong tak ada gurunya, sedang saya di kelas B dan setelahnya jam saya di kelas A.

Pada minggu selanjutnya, pada hari yang sama, sang Pengawas keliling kembali bersama jajarannya. Tapi di jam yg agak berbeda, dimana waktu itu saya sudah di kelas A. Dan jajarannya menengok kedalam kelas A, memastikan siapa di dalam, yaitu SAYA.

Secara umum, manusia menghukumi berdasar apa yang ia lihat dan saya hanya berdoa semoga tidak ada asumsi dan dikira bhw jam saya yang kosong pada minggu sebelumnya. Kalaupun iya, sudah pasti akan menjadi catatan “special” yang turun temurun.

Ketika kita mengajar di kelas, dan beberapa menit pegang HP sambil nunggu siswa mencatat, dimana dlm waktu bersamaan ada pengawas keliling, maka yg tercatat adalah guru gak ngajar tapi main HP dan itu benar, yang dilihat itu benar.

.
Manusia menghukumi atas apa yang ia lihat itu tidak salah walau sebaiknya harus kroscek, tabayun, dan tanya kenapa… Yang tidak boleh, mengorek isi hati orang lain, menuduh begini dan begitu tanpa tanya kenapa… Astaghfirullohul ‘adhim… Kita semua pasti pernah melakukannya…

.
Ya sudahlah…

Kata orang bijak, Tak Perlu Kau Sibuk Menjelaskan Siapa Dirimu, Karena Orang yang Membencimu tak Akan Percaya, dan Orang yang Menyukaimu tak Membutuhkannya….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: